Al Farabi (Emanasi Tuhan dan Akal Mustafad)


Teori emanasi adalah teori pancaran tentang urutan-urutan wajud atau teori tentang keluarnya sesuatu wujud yang mumkin (alam dan makhluk) dari Zat yang wajibul wujud (Tuhan). Al Farabi berpendapat bahwa segala sesuatu itu keluar/berasal dari Tuhan, karena Tuhan mengetahui zat-Nya dan mengetahui bahwa ia menjadi dasar susunan wujud yang sebaik-baiknya.

Tuhan berpikir tentang dirinya dan dari pemikiran ini timbul maujud lain. Karena pemikiran tuhan tentang diri-Nya merupakan daya yang dahsyat, maka daya itu dapat menciptakan sesuatu. Tuhan meupakan wujud yang pertama. Karena Tuhan berpikir tentang diri-Nya sendiri yang Esa, maka timbullah maujud kedua yang disebut akal pertama yang tidak bersifat materi. Selanjutnya, akal pertama berpikir tentang Tuhan sehingga timbul akal kedua. Akal pertama juga berpikir tentang diri-Nya sehingga terciptalah langit. Akal kedua berpikir tentang Tuhan, timbul akal ketiga, dan berpikir tentang dirinya, maka terciptalah bintang-bintang. Begitu seterusnya hingga sampai pada akal kesepuluh. Secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut.

Demikian gambaran alam dalam astronomi yang diketahui pada zaman Al Farabi. Pemikiran akal kesepuluh tentang Tuhan tidak cukup kuat untuk menghasilkan akal, juga karena tidak ada lagi planet yang yang akan diurusnya. Masing-masing akal mengurus planetnya dan akal kesepuluh ini terkadang disebut juga Jibril.

Allah Ta’ala (wujud 1) berpikir tentang diri-Nya Akal 1
Akal 1 (wujud 2) berpikir tentang Tuhan Akal 2
berpikir tentang diri-Nya Langit
Akal 2 (wujud 3) berpikir tentang Tuhan Akal 3
berpikir tentang diri-Nya Bintang-bintang
Akal 3 (wujud 4) berpikir tentang Tuhan Akal 4
berpikir tentang diri-Nya Saturnus
Akal 4 (wujud 5) berpikir tentang Tuhan Akal 5
berpikir tentang diri-Nya Yupiter
Akal 5 (wujud 6) berpikir tentang Tuhan Akal 6
berpikir tentang diri-Nya Mars
Akal 6 (wujud 7) berpikir tentang Tuhan Akal 7
berpikir tentang diri-Nya Matahari
Akal 7 (wujud 8 ) berpikir tentang Tuhan Akal 8
berpikir tentang diri-Nya Venus
Akal 8 (wujud 9) berpikir tentang Tuhan Akal 9
berpikir tentang diri-Nya Merkurius
Akal 9 (wujud 10) berpikir tentang Tuhan Akal 10
berpikir tentang diri-Nya Bulan
Akal 10 (wujud 11) berpikir tentang Tuhan Tidak menghasilkan akal lain
berpikir tentang diri-Nya Bumi, api, air, udara dan tanah

Akal Mustafad

Al Farabi membagi jiwa manusia kepada tiga bagian, yaitu jiwa vegetatif yang memiliki daya makan, tumbuh dan bereproduksi, jiwa sensitif yang memiliki daya gerak, pindah dan menangkap dengan pancra indera, terakhir jiwa rasional yang memiliki daya berpikir (akal). Akal terbagi menjadi 2 bagian, yaitu akal praktis (gerakan tubuh) dan akal teoritis. Akal teoritis memiliki 4 tingkatan, yaitu akal potensial (material), akal mungkin (Bakat/pengetahuan rasional I), akal aktual (pengetahuan rasional II), dan akal mustafad (akal perolehan/pengetahuan intuitif).

Akal tingkat keempat inilah yang tertinggi dan dimiliki para fisosof. Akal mustafad sudah dapat menangkaparti-arti murniyang tidak berhubungan dengan material karena akal ini sudah tidak membutuhkannya. Akal mustafad mepunyai kesanggupan berkomunikasi dengan akal kesepuluh. Ia sudah tidak mempedulikan dan membutuhkan serta telah sanggup melepaskan diri dari segala ikatan jasmani dan material. Inilah akal yang sempurna dalam jiwa manusia.

About these ads
This entry was posted in filsafat, Pemikiran and tagged , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Al Farabi (Emanasi Tuhan dan Akal Mustafad)

  1. iwanamr says:

    Al-Farabi mengalami keterpengaruhan yang didapatkan dari pemikiran Aristoteles dan Plotinus, bagaimana pendapat anda mengenai hal ini?

  2. akal 12 itu ada gak?

  3. teori ini bertentangan dengan tafsiran ulama’..ada tak pendapat ulama’ lain yang menyokong teori ini? mohon penjelasannya..tq.

  4. hanani says:

    Kenapa teori Emanasi diangkat oleh kebanyakan ulama’ Islam?
    Terima kasih atas respons anda.

  5. Pingback: cedde’ Filosof-Filosof Moeslem | alkautsarkalebbi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s