Merayakan Ulang Tahun = Tradisi Kafir


Ultah 1Mungkin kurangnya pengetahuan mengenai “ke-Aqidah-an”, masih banyak ummat Islam yang mengikuti ritual paganisme ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan para ustadz dan ustazdahpun ikut merayakannya dan terjebak di dalamnya. Apalagi gencarnya media televisi dan media massa lainnya mempublikasikan seremonialnya yang terkadang dilakukan oleh beberapa da’i muda atau yang bergelar ustadz [setengah artis, katanya sih!]. Ditambah lagi kebiasaan ini sudah jamak dan menjadi hal yang seakan-akan wajib apabila ada anggota keluarga, rekan atau sahabat yang memperingati hari lahirnya. Dan tak kurang kelirunya sejak di Taman Kanak-kanak dan SD sudah diajarkan secara praktek langsung bahkan ada termaktub dalam buku-buku kurikulum mereka . Wallahu a’lam. Semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka.

Pada masa-masa awal Nasrani generasi pertama (Ahlul Kitab / kaum khawariyyun / pengikut nabi Isa) mereka tidak merayakan Upacara UlangTahun, karena mereka menganggap bahwa pesta ulang tahun itu adalah pesta yang mungkar dan hanya pekerjaan orang kafir Paganisme.

Sebagai bukti bahwa ulang tahun adalah tradisi paganisme, Firaun merayakan hari lahirnya sebagaimana terdapat keterangan di dalam injil Kejadian 40:20:

Dan terjadilah pada hari ketiga, HARI KELAHIRAN Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya. [Injil ; Kejadian 40:20]

Pada masa Herodes acara ulang tahun dimeriahkan sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 14:6;

Tetapi pada HARI ULANG TAHUN Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz, ditengah-tengah meraka akan menyukakan hati Herodes. (Matius14 : 6)

Dalam Injil Markus 6:21

Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada HARI ULANG TAHUNNYA mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea. (Markus 6:21)

Look at the Bible, Matthew 14 : 6 and Mark 6:21;

celebrating of birthday is Paganism, and Jesus (Isa, peace be upon him) doesn’t to do it, but Herod.

Matthew 14:6 :

“But when Herod’s birthday was kept, the daughter of Herodias danced before them, and pleased Herod”.

Mark 6:21 :

And when a convenient day was come, that Herod on his birthday made a supper to his lords, and the high captains, and the chief men of Galilee.

Hasil scan Injil Matius 14:6 dan Injil Markus 6:21 (discan oleh Anwar Baru Belajar)

Continue reading

Posted in Pemikiran, Penelitian | Tagged , , , , | Leave a comment

Materi Pembelajaran PAI SMA Kurikulum 2013


Berikut ini Resume Materi Pembelajaran PAI Kurikulum 2013 untuk SMA. Silahkan pilih dan klik sesuai dengan format yang diinginkan. Download GRATIS.

REKOMENDASI: 

Lebih baik download dalam format PDF, kecuali komputer atau laptop Anda sudah bisa menampilkan huruf Al-Qur’an in word dan support Bahasa Arab, maka silahkan download dalam format DOC.

SEMESTER GANJIL

Kelas 10 SMA

RESUME PAI – 10 Smt 1  –>>  Format PDF

RESUME PAI – 10 Smt 1  –>>  Format DOC

Kelas 11 SMA

RESUME PAI – 11 Smt 1  –>>  Format PDF

RESUME PAI – 11 Smt 1  –>>  Format DOC

SEMESTER GENAP

Kelas 10 SMA

RESUME PAI – 10 Smt 2  –>>  Format PDF

RESUME PAI – 10 Smt 2  –>>  Format DOC

Kelas 11 SMA

RESUME PAI – 11 Smt 2  –>>  Format PDF

RESUME PAI – 11 Smt 2  –>>  Format DOC

UPDATE 2015

Format PDF:

RESUME PAI – Kelas 10 (LENGKAP)

RESUME PAI – Kelas 11 (LENGKAP)

Format DOC:

RESUME PAI – Kelas 10 (LENGKAP)

RESUME PAI – Kelas 11 (LENGKAP)

Posted in PAI SMA, Pendidikan, Resensi Buku | Tagged , , | 3 Comments

Video Siswa SMAN 2 Tolitoli Sedang Melecehkan Sholat dengan Joget dan Gerakan Erotis


sman 2 tolitoli melecehkan sholatSaat ini sedang beredar di Facebook (bahkan sudah banyak beredar pula di Youtube) sebuah video yang mempertontonkan sekelompok pelajar SMA yang sedang mempermainkan shalat. Dalam video yang berdurasi 5 menit 33 detik tersebut terlihat lima orang siswa perempuan (salah satunya berjilbab) melakukan gerakan shalat seraya mengucapkan beberapa bacaan pada saat shalat seperti “Allahu Akbar”. Lalu gerakan tersebut dilanjutkan oleh iringan salah satu lagu barat dan gerakan mereka mengikuti iringan lagu tersebut seraya berjoget-joget. Parahnya lagi, pada beberapa bagian terakhir terdapat pula gerakan seperti orang yang sedang masturbasi dan beberapa gerakan erotis lainnya.

Berdasarkan pemberitaan di beberapa media online, mereka adalah para siswa kelas 3 atau kelas 12 dari SMA Negeri 2 Tolitoli yang berada di Desa Tambun, Kabupaten Toli Toli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketika berita ini diturunkan, video yang diunggah tanggal 12 April tersebut mendapat berbagai komentar negatif. Seorang pengguna Facebook bernama “Dickyslaluchayang Dendizaifika Slamanya” mengomentari, “orang gila, shalat buat mainan, itu sama aja melecehkan agama Islam”. Pengguna Facebook lainnya bernama Muhammad Yusuf berkomentar, “iyo kenapa harus shalat yang dimainkan, kalau mau cepat terkenal bukan begitu caranya”.

Atas perbuatannya, kini mereka telah dikeluarkan dari sekolah serta tidak diizinkan untuk mengikuti Ujian Nasional. Bahkan seluruh sekolah di Kabupaten Toli-Toli menolak untuk menerima mereka. Dan kabarnya, para pelajar tersebut kini makin tersudutkan serta menjadi bahan pembicaraan di Toli Toli sehingga mereka makin terkucilkan. Bahkan dua orang dari mereka mengalami depresi hingga harus dirawat di Rumah Sakit. Kepala sekolah yang bersangkutan juga dikabarkan stress karena turut merasa tersudutkan dengan adanya kejadian ini.
Beberapa pihak berpendapat bahwa para pelajar tersebut berperilaku demikian tidak dengan niat untuk melecehkan agama Islam, mereka melakukannya hanya untuk sekadar bermain tanpa memikirkan efeknya. Selain itu pengetahuan mereka tentang ajaran Islam juga masih sangat minim. Sebagaimana diketahui secara umum, pelajar-pelajar SMA hanya mendapatkan mata pelajaran agama sebanyak 2 atau 3 jam per pekan. Artinya mereka berperilaku demikian karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman.

Continue reading

Posted in Informasi, mistis, Pendidikan | Tagged , , , , , , | 17 Comments